Teks Coment

Ilmu Geografi Dunia

Kamis, 12 Juli 2012

Kesamaan Indonesia dengan Afrika Selatan


Salam Brotot! kali ini saya mau ngebahas tentang persamaan antara Indonesia dengan Afrika Selatan. lho, kok bisa sama? padahal Indonesia sama Afrika Selatan sendiri nggak akrab-akrab banget.. hubungan diplomatik maupun ekonomi juga biasa-biasa aja.. nggak pernah ada gejolak-gejolak dari afrika selatan... sama dimananya?? hehehe.. check this out lah,,

1. Persamaan Lambang Negara 

Persamaan Lambang Negara Antara Indonesia dan Afrika Selatan terletak pada Bentuk Dasarnya, yaitu sama-sama berbentuk burung yang kepalanya sama-sama menghadap ke kanan serta burungnya sama-sama memiliki jambul dibelakang kepalanya.


2. Persamaan Semboyan Negara

Semboyan Negara Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika,
sedangkan Semboyan Negara Afrika Selatan adalah Ike E Xarra Ike.
lepas dari persamaan Ika dan Ike, kedua semboyan negara ini memiliki arti yang sama, yaitu sama-sama Walau Berbeda-beda tapi Tetap Satu alias Unity in Diversity.

3. Persamaan Kedudukan Regional

Berdasarkan Pendapatan Negara atau GDP, Di Asia Tenggara Indonesia merupakan negara terkaya, bukan? Indonesia juga merupakan pemimpin ASEAN dimana sekretariat ASEAN berada di Indonesia, bukan?

sama-sama halnya dengan Afrika Selatan, di Afrika sana, Afrika Selatan merupakan negara terkaya dan African Union atau Uni Afrika, berpusat di Afrika Selatan.

4. Persamaan Penjajah

Afrika Selatan memang dijajah oleh Inggris. tapi tahukah anda siapa yang ngejajah afrika selatan sebelum inggris? yaitu Netherlands alias Belanda! mereka datang disana pada tahun 1652 atau sekitar abad ke-17 Belanda datang ke Indonesia juga sama-sama pada abad ke-17.

5. Persamaan Kekayaan Sumber Daya Alam

Indonesia dan Afrika Selatan sangat dilirik mancanegara karena sama-sama memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat melimpah. kalau Indonesia terkenal akan emasnya, maka afrika selatan terkenal akan berliannya. Mirisnya, SDA kedua negara ini sama-sama diambil oleh pihak asing.

Selain Persamaan-Persamaan diatas, ada lagi beberapa Persamaan kecil, diantaranya:

6. Presiden SBY dan Presiden Jacob sama-sama dipilih tahun 2009
7. Sama-sama berada di bumi bagian Selatan
8. Sama-sama memiliki banyak suku dan Bahasa
9. Pemerintahannya sama-sama Republik Presidensial
10. Afrika Selatan merdeka karena terispirasi oleh kemerdekaan Indonesia

Presiden Afsel terdahulu, Mandela pernah berkunjung ke Indonesia sebanyak 2x, begitu juga Presiden Soeharto yang pernah berkunjung ke Afsel sebanyak 2x. 



http://www.adjiebrotot.com/2012/03/persamaan-antara-indonesia-dan-afrika.html

Jumat, 29 Juni 2012

FOTO-FOTO UNIIK DIJALAN RAYA


ini yang bawa siapa ya.,



Ditempat kami, klo mau jalan-jalan  harus bawa 2 mobil,




hayoo, satu negara pun kita bisa pawai,
klo sprti ne apa gk tumpur PT KA.%*&





Melancong ahh,.,,,,,,

Mobil besar, masak yang dibawa hanya 1 kotak Kardus??,,,,

Apa Sebenarnya Yang Ada di Dalam inti Bumi

Menjelajah kedalaman laut atau hutan tak tertembus termasuk hal yang masih mungkin dilakukan namun tak begitu dengan menjelajah inti Bumi. Pengeboran terkeras hanya mampu menembus di kedalaman 12 km dan itu hanya 0,2% radius Bumi.





Setelahnya, panas tinggi akan menyerang dan membuat apa pun meleleh. Tekanan dan suhu ekstrim interior planet ini permanen jauh dari jangkauan. Karenanya, Bumi selalu memiliki ‘keajaiban’ yang mampu mempesona manusia.

Inti Bumi sendiri memerankan pusat di banyak kosmologi dan kepercayaan tradisional. Terbaru, sedikit demi sedikit sains mulai memahaminya. Berikut pandangan kronologis pemahaman evolusi manusia dari dunia panas di bawah kaki manusia.

Lubang Neraka
Pandangan tradisional yang banyak menyebar menyatakan, inti Bumi adalah danau api tempat orang jahat tinggal untuk selamanya atau biasa disebut neraka. Mengabaikan sisi kehidupan setelah meninggal, penggambaran neraka yang ada akurat dengan inti Bumi.

Mengejutkan memang, banyak keyakinan dan kosmologi menggambarkannya dengan benar, yakni berupa letusan gunung api yang bisa disajikan di budaya kuno dengan pandangan menakutkan api neraka. Pada kenyataannya, belerang yang menjadi metafora Neraka di Injil Krister hanyalah sejenis batu yang biasa ditemukan di gunung api.

Kura-kura dunia
Banyak budaya Asia Timur dan Amerika asli tak menggambarkan interior Bumi seperti neraka. Gantinya, mereka menggambarkannya sebagai kura-kura raksasa yang disebut ‘kura-kura dunia’. Kura-kura ini menopang Bumi di punggungnya.

Beberapa variasi mitos ini menyebutkan, kura-kura ini diganti gajah dalam mitos Hindus namun beberapa sejarawan menggambarkan, dunia berada di atas punggung gajah yang berdiri di atas kura-kura. Awal mulanya di 1931, antropolog Frank Speck mempelajari mitos ini dari Delaware India yang meyakini kura-kura mewakili sifat tekun dan panjang umur.

Fisikawan Stephen Hawking memiliki anekdot terkenal mengenai mitos ini yakni, kura-kura berdiri di punggung kura-kura lain yang berdiri di kura-kura lainnya lagi dan semuanya adalah kura-kura.

Inti emas
Geolog Bernard Wood dari University of Oxford memperkirakan, ada 1,6 kuadriliun ton emas di inti Bumi dan jumlah ini cukup untuk menyelimuti permukaan planet dengan emas setebal 0,5 meter. Menurutnya, jumlah emas yang ada enam kali lebih banyak dari platina, nikel, niobium, dan elemen besi lainnya.
Hipotesa geolog ini muncul setelah ia meneliti konten besi pada meteorit yang serupa ‘planetismal,’ benda langit kecil bertubrukan pembentuk Bumi. Wood menemukan banyak emas pada meteorit ini.

Lapisan bawang
Kerak Bumi seolah membisikkan rahasia apa yang ada di bawahnya. Saat ada gempa, gelombang seismic memantul melewati Bumi dan memantulkan kerak, mantel, inti luar dan dalam kemudian terekam seismogram di seluruh dunia. Kemudian, ilmuwan melacak ulang untuk membuat peta interior Bumi.

Hasilnya, ditemukan sebuah bola besi dan nikel solid di intinya. Meski diyakini memiliki suhu 5.500C, inti Bumi juga memiliki tekanan tinggi yakni lebih dari tiga juta kali atmosfer permukaan planet ini. Tekanan ini akan membuat suhu pada titik besi meleleh.

Menurut geolog Caltech David Stevenson, lapisan cairan terluar sebesar 95% total volum inti. Mantel terletak pada 3.500 km di luar inti Bumi. Batu tebal ini menyumbang 84% total volume planet dan mantel ini dilapisi kerak tipis tempat tinggal manusia.

Bola Kristal
Bukti menunjukkan, inti Bumi bukanlah bagian homogeny. Ilmuwan menyadari gelombang seismic yang melewati inti lebih cepat dari satu kutub ke lainnya. Artinya, inti Bumi memiliki struktur yang berbeda arah satu sama lain. Para ahli yakin, hal ini disebabkan karena inti Bumi terbuat dari kristal yang tertata kutub magnet Bumi.

Geofisikawan Ronald Cohen dari Carnegie Institute menemukan, gelombang horizontal dan vertical membuat atom nikel dan besi tercampur dua jenis kristal yang membuatnya memiliki struktur heksagonal dan kubus. Menurut Cohen, kristal ini mungkin ditata berlawanan di inti Bumi tempat tekanan tertinggi. Lebih jauh, “Mungkin ada cairan di antaranya”.

Hutan terlarang
Geolog Jepang Kei Hirose baru-baru ini melakukan percobaan mereplika kondisi di inti Bumi dalam skala kecil di lab. Menggunakan catok, alat seperti penjepit, ia memanaskan besi nikel pada suhu 4.500 Celsius dan tekanan atmosfer tiga juta kali. Berdasarkan apa yang terjadi, ia menyatakan, kristal dalam inti Bumi setinggi 10 km. Hirose pun menggambarkannya sebagai ‘hutan kristal’.

Sabtu, 07 April 2012

Makna Sebutir Nasi


1 butir nasi setiap kali anda makan terbuang
kita makan 3 x sehari, maka dalam 1 Hari
= 3 butir
Penduduk Indonesia 240.000.000 jiwa x 3
= 720.000.000
Dalam 1 liter nasi terdapat lebih kurang 15.000 butir Beras
720.000.000 : 15.000 = 48.000 Liter
Dengan ini berarti setiap hari nasi terbuang 48.000 Liter
1 liter misalnya cukup dihabiskan 4 orang
= 192.000
Nah jika dikumpul-kumpul nasi yang terbuang 1 butir setiap kali makan setiap hari dapat memberi makan 192.000 orang.

Coba bayangkan ( itu jika kita hanya membuang 1 butir saja setiap kali makan)
Bagaimana kalau 5, 10 bahkan 20 butir setiap harinya


Seandainya 3 butir nasi yang terbuang dalam sehari dikali penduduk dunia ( diperkirakan penduduk dunia saat ini lebih kurang 6 miliar jiwa)
Maka 3 x 6.000.000.000
=18.000.000.000 butir
Maka 18.000.000.000 : 15.000 (1 liter beras = 15.000 butir beras)
= 1.200.000 liter
Dengan ini berarti setiap hari nasi terbuang 1.200.000 Liter diseluruh dunia.
Karena 1 liter cukup dihabiskan 4 orang, maka hasilnya adalah :
4.800.000
Nah jika dikumpul-kumpul nasi yang terbuang setiap hari di dunia ini maka dapat memberi makan 4.800.000 jiwa manusia.

Jadi hendaknya mulai sekarang kita sudah bisa SADAR akan perbuatan kita sehari-hari. Sepele memang tapi dampaknya sangat besar bagi kehidupan kita.
Ingatlah !!!!!!!

Untuk mendapatkan sebutir nasi itu butuh waktu 4 sampai 5 bulan bagi para PETANI yang mencucurkan keringat dibawah terik sinar Matahari.
tidak langsung bisa disulap jadi nasi, mereka hrus membanting tulang.

" masihkah kita sepele terhadap sebutir nasi??"

Jumat, 06 April 2012

Makna Paskah


Paskah (bahasa Yunani: Πάσχα atau Páscha adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai "anak domba Paskah"; jemaat Kristen hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati. Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus.
Paskah juga merujuk pada masa di dalam kalender gereja yang disebut masa Paskah, yaitu masa yang dirayakan dulu selama empat puluh hari sejak Minggu Paskah (puncak dari Pekan Suci) hingga hari Kenaikan Yesus namun sekarang masa tersebut diperpanjang hingga lima puluh hari, yaitu sampai dengan hari Pentakosta (yang artinya "hari kelima puluh" - hari ke-50 setelah Paskah, terjadi peristiwa turunnya Roh Kudus). Minggu pertama di dalam masa Paskah dinamakan Oktaf Paskah oleh Gereja Katolik Roma. Hari Paskah juga mengakhiri perayaan Pra-Paskah yang dimulai sejak empat puluh hari sebelum Kamis Putih, yaitu masa-masa berdoa, penyesalan, dan persiapan berkabung.
Paskah merupakan salah satu hari raya yang berubah-ubah tanggalnya (dalam kekristenan disebut dengan perayaan yang berpindah karena disesuaikan dengan hari tertentu (dalam hal ini hari Minggu), bukan tanggal tertentu di dalam kalender sipil. Hari raya-hari raya Kristen lainnya tanggalnya disesuaikan dengan hari Paskah tersebut dengan menggunakan sebuah formula kompleks. Paskah biasanya dirayakan antara akhir bulan Maret hingga akhir bulan April (ritus Barat) atau awal bulan April hingga awal bulan Mei (ritus Timur) setiap tahunnya, tergantung kepada siklus bulan. Setelah ratusan tahun gereja-gereja tidak mencapai suatu kesepakatan, saat ini semua gereja telah menerima perhitungan Gereja Aleksandria (sekarang disebut Gereja Koptik) yang menentukan bahwa hari Paskah jatuh pada hari Minggu pertama setelah Bulan Purnama Paskah, yaitu bulan purnama pertama yang hari keempat belasnya ("bulan purnama" gerejawi) jatuh pada atau setelah 21 Maret (titik Musim Semi Matahari/vernal equinox gerejawi)
Minggu Paskah bukan perayaan yang sama (namun masih berhubungan) dengan Paskah Yahudi (bahasa Ibrani: פסח atau Pesakh dalam hal simbolisme dan juga penanggalannya. Bahasa Indonesia tidak memiliki istilah yang berbeda untuk Paskah Pesakh (Yahudi) dan Paskah Paskha (Kristen) sebagaimana beberapa bahasa Eropa yang mempunyai dua istilah yang berbeda, oleh sebab itu kata Paskah dapat memiliki dua arti yang berbeda di dalam bahasa Indonesia.
Banyak elemen budaya, termasuk kelinci Paskah dan telur Paskah, telah menjadi bagian dari perayaan Paskah modern, dan elemen-elemen tersebut biasa dirayakan oleh umat Kristen maupun non-Kristen.

Selamat Paskah

Rabu, 28 Maret 2012

DARLIN SIMANULLANG UNI'GEO: Pengembangan Kurikulum Pendidikan

DARLIN SIMANULLANG UNI'GEO: Pengembangan Kurikulum Pendidikan

Pengembangan Kurikulum Pendidikan

DASAR-DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM

Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting dalam sistem pendidikan, sebab dalam kurikulum bukan hanya dirumuskan tentang tujuan yang harus dicapai seingga memperjelas arah pendidikan, akan tetapi juga memberikan pemahaman tentang pengalaman belajar yang harus dimiliki setiap siswa. Oleh karena begitu pentingnya fungsi dan peran kurikulum, maka setiap pengembangan kurikulum pada jengjang mana pun harus didasarkan pada asas-asas tertentu. Fungsi asas atau landasan pengembangn kurikulum adalah seperti fondasi sebah bangunan.
Pengembangan kurikulum pada hakekatnya proses penyusunan rencana tentang isi dan bahan pelajaran yang harus dipelajari serta bagaiman mempelajarinya. Namun demikian, persoalan mengembangkan isi dan bahan pelajaran serta bgaimn belajar siswa bukanlah proses yang sederhana, sebab menentukan isi atau muatan kurikulum harus berangkat dari visi dan misi serta tujuan yang ingin dicapai; sedangkan menentukan tujuan erat kaitannya dengan persoalan sisitem nilai dan kebutuhan masyarakat. Persoalan inilah yang kemudian membawa kita pada persoalan menentukan hal-hal yang mendasar dalam proses pengembangan kurikulum yang kemudian kita namakan asas-asas atau landasan pengembangan kurikulum
Seller dan Miller (1985) mengemukakan bahwa proses pengembangan kurikulum adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan secara terus menerus. Seller memandang bahwa pengembangan kurikulum harus dimulai dari menentukan dari orientasi kurikulum, yakni kebijakan-kebijakan umum, misalnya arah dan tujua pendidikan, pandangan tentang hakekat belajar dan hakekat anak didik, pandangan tentang keberhasilan implementasi kurikulum, dan lain sebagainya. Bedasarkan orientasi itu, selanjutnya dikembangkan kurikulum menjadi pedoman pembelajaran, diimplementasikan dalam proses pembelajaran dan evaluasi. Hasil evaluasi itulah kemudian dijadika bahan menentkan orientasi, begitu seterusnya, hingga membentuk siklus.
Orientasi pengembangan kurikulum menurut Seller menyngkut enam aspek:
1. Tujuan pendidikan menyangkut arah kegiatan pendidikan.
2. Pandangan tentang anak
3. Pandangan tentang proses pembelajaran
4. Pandangan tentang lingkungn
5. Konsepsi tentang peranan guru
6. Evaluasi hasil belajar
Dengan demikian, maka pengembangan kurikulum memiliki dua sisi yang sama pentingnya, yaitu sisi kurikulum sebagai pedoman yang kemudian membentuk krikulum tertulis (written curriculum atau document curriculum) dan sisi kurikulum sebagai implementasi yang tidak lain adalah sistem pembelajaran.
Ada dua hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan isi pengembagan kurikulum yaitu:
1. Rentangan kegiatan (Range of Activity)
Pengembangan kurikulum biasaya diawali dengan rancangan kebijakan kurikulum, rancangan bidang studi, program pengajran, unit pengajaran, dan rencana pembelajran. Kebijakan kurikulum merupakan otoritas pemegang kebijakan pendidikan. Kebijakan kurikulum memuat tentang apa yang harua diajarkan dan berfungsi sebagai pedoman bagi para pengembang kurikulum lebih lanjut.kebjijakan kurikulum pada dasarnya merupaka keputusan yang ditentukan dari hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam. Menentukan kebijakan kurikulum harus dilaksanakan secara hati-hati, sebab akan mempengaruhi berbagai kebijakan pendidikan lainnya.
Seperti McNeil (1989), juga mengemukakan bahwa kegiatan pengembanga krikulum meliputi dua proses utama, yakni pengembangan pedoman kurikulum dan pengembangan pedoman instruksional. Pedoman kurikulum berisi tentang rumusan-ru musan normative tentang isi kurikulum. Sedangkan pedoman instruksionl disusun oleh guru sebagai pedoman dlam menyelengggarakan pembelajaran atau sebagai pedoman implementasi kurikulum.

2.

Tujuan kelembagan (Institusional Purpose)
Tujuan kelembagan sama artinya dengan visi dan misi sekolah. Pengembangan kurikulum selamanya hars berjalan sejalan dengan visi dan misi sekolah yang bersangkutan, karena kurikulum pada hakikatnya disusun untuk mencapai tujuan yang sekolah. Setiap jenis sekolah akan memiliki visi dan misi yang berbeda.
Pengembangan landasan kurikulum terdiri atas tiga sumber yakni:
-Studi tentang hakikat dan nilai ilmu pengetahuan sebagai aspek filosofis
-Studi tentang kehidupan sebagai aspek social budaya
-Studi tentang siswa dan teori belajar sebagai aspek psikologis.

Kerjakan Skripsi

Teknik Cepat analisa data Penyusunan Proposal Skripsi dan Penyelesaian
Anda Pusing dengan Skripsi, Padahal Skripsi itu tidak begitu Sulit dan Rumit asalkan kita menguasai Metodologi Penelitian secar Benar, Ibarat orang berjalan Apabila arah mata angin saja Bingung bagaimana seseorang bisa sampai Tujuan, begitu Fenomena para Mahasiswa saat ini, yang Akibatnya Menghabiskan Uang dan Waktu, padahal jika mampu memahami Metodologi Secara Benar Skripsi bukanlah hal yang sulit. Sehubungan dengan hal itu, maka untuk Membantu para kita Mahasiswa agar tidak Terjerumus lebih dalam dari Lembah KeBingungan-kebingungan (Depresi) berkaitan dengan Masalah Skripsi tsb, Maka perlu untuk segera diPikirkan Solusi apa yang dapat mengatasinya. Karena jika hal tersebut tidak sesegera dilakukan, maka banyak Mahasiswa akan lebih Depresi, Putus Asa dan Lebih Malas lagi menyelesaikan Skripsinya.
Setelah anda memiliki bahan yang cukup, langkah berikutnya adalah analisa data penyusunan Proposal skripsi dan Penyelesaianya. Trik cepat bagaimana menganalisa data, Teknik yang saya dapat dari seorang Sarjan hukum ketika beliau masih menjadi pembimbing skrip


si. sekarang beliau sudah bekerja di Jakarta sebagai Consultan di sebuah Perusahaan di Jakarta. saya sangat berkesan ketika beliau membuka rahasia bagaimana penyusunan bahan secara cepat dengan begitu banyak bahan. Ternyata teknik nya cukup sederhana hanya dengan menggunakan TABEL dengan mengelompokkan menjadi beberapa bagian.
Kolom Pertama Objek yang mau di teliti (Pokok bahasan yang mau di teliti)
Kolom Kedua Letak (Halamam bahan) untuk mempermudah mengingat2 letak jika sewaktu2 di butuhkan
Kolom Ketiga Analisa Teori (Praktek/Pelaksanaanya dari teori), Kelemahan, Kelebihan, Masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanaan teori
Kolom Keempat Kesimpulan Sementara (Kesimpulan Bab dan Sub Bab)
Kolom Kelima Sumber Referensi/Daftar pustaka (Judul. Halaman, Url/ Halamam Website)

Dengan menggunakan tabel di atas, terbukti sangat membantu mempercepat dan mempermudah dalam penyusunan Skripsi di banding menggunakan teknik biasa. Jika anda serius dan fokus dalam waktu kurang dari 7 X 24 Jam anda bisa menyelesaikan khususnya dalam penyusunan proposal skripsi. Kendala yang sering muncul adalah antara Dosen 1 dan 2 sering terjadi perbedaan analisa, nahh ini lah menariknya skripsi, bisa cepat Finish bisa juga lambat tergantung dari keseriusan yang mengerjakan.

Skripsi Selesai, Gelar Sarjana terCapai.

Jumat, 05 Maret 2010

Cabang Geografi

Cabang Geografi

Geografi fisik
Cabang ini memusatkan pada geografi sebagai ilmu bumi, menggunakan biologi untuk memahami pola flora dan fauna global, dan matematika dan fisika untuk memahami pergerakan bumi dan hubungannya dengan anggota tata surya yang lain. Termasuk juga di dalamnya ekologi muka bumi dan geografi lingkungan.
Topik terkait: atmosfer - kepulauan - benua - gurun - pulau - bentuk muka bumi - samudera - laut - sungai - danau - ekologi - iklim - tanah - geomorfologi - biogeografi - garis waktu geografi, paleontologi - paleogeografi - hidrologi.

Geografi manusia
Cabang geografi non-fisik juga disebut antropogeografi yang fokus sebagai ilmu sosial, aspek non-fisik yang menyebabkan fenomena dunia. Mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan wilayahnya dan manusia lainnya, dan pada transformasi makroskopis bagaimana manusia berperan di dunia. Bisa dibagi menjadi: geografi ekonomi, geografi politik (termasuk geopolitik), geografi sosial (termasuk geografi kota), geografi feminisme dan geografi militer.
Topik terkait: Negara-negara di dunia - negara - bangsa - negara bagian - perkumpulan individu - provinsi - kabupaten - kota - kecamatan

Geografi manusia-lingkungan
Selama masa determinisme lingkungan, geografi bukan merupakan ilmu tentang hubungan keruangan, tetapi tentang bagaimana manusia dan lingkungannya berinteraksi. walaupun paham determinisme lingkungan sudah tidak berkembang, masih ada tradisi kuat di antara geografer untuk mengkaji hubungan antar manusia dengan alam. Terdapat dua bidang pada geografi manusia-lingkungan: ekologi budaya dan politik dam penelitian risiko-bencana. banyak lingkungan yang sudah dirusak oleh manusia, seharusnya sudah menjadi tugas manusia yang harus menjaga dan melestarikan lingkungan, mungkin alam sudah tidak ankan kuat bertahan lagi.

Perencanaan dan Pengembangan Wilayah
Cabang Geografi ini adalah cabang yang relatif baru. Dikembangkan pada sekitar tahun 1980-an oleh para Geografiwan Eropa, terutama dari Nederland. Saat kerjasama Universitas antar kedua negara dilakukan, sejumlah ahli Geografi asal Belanda ikut serta dalam program pencangkokan dosen di UGM. Hasilnya adalah lahirnya program studi baru bernama Program Studi Perencanaan Pengembangan Wilayah dan sekarang lebih dikenal dengan Program Studi Pengembangan Wilayah. Sebelum berdiri menjadi disiplin tersendiri yang memadukan Ilmu Geografi dengan Ilmu Perencanaan Wilayah, proyek ini dikenal dengan nama Rural and Regional Development Planning (RRDP). Selain itu dapat dijelaskan bahwa perencanaan dan pengembangan wilayah dapat berkaitan dengan ilmu-ilmu sosial terutama terkait dengan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, sehingga sangat bersinggungan dengan konsep-konsep dan teori-teori sosial yang ada.

Ekologi budaya dan politik
Ekologi budaya muncul sebagai hasil kerja Carl Sauer pada geografi dan pemikiran dalam antropologi. Ekologi budaya mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Ilmu keberlanjutan (sustainability) kemudian tumbuh dari tradisi ini. Ekologi poltik bangkit ketika beberapa geografer menggunakan aspek geografi kritis untuk melihat hubungan kekuatan alam dan bagaimana pengaruhnya terhadap manusia. Misalnya, studi yang berpengaruh oleh Micahel Watts berpendapat bahwa kelaparan di Sahel disebabkan oleh perubahan sistem politik dan ekonomi di wilayah itu sebagai hasil dari kolonialisme dan menyebarnya praktek kapitalisme.
Penelitian risiko-bencana
Penelitian pada bencana dimulai oleh Gilbert F. Withe, yang mencoba memahami mengapa orang tinggal dataran banjir yang mudah terkena bencana. Sejak itu, bidang ini berkembang menjadi multi disiplin dengan mempelajari bencana alam (seperti gempa bumi) dan bencana teknologi (seperti kebocoran reaktor nuklir). Geografer yang mempelajari bencana tertarik pada dinamika bencana dan bagaimana manusia dan masyarakat menghadapinya.
Geografi sejarah
Cabang ini mencari penjelasan bagaimana budaya dari berbagai tempat di bumi berkembang dan menjadi seperti sekarang. Studi tentang muka bumi merupakan satu dari banyak kunci atas bidang ini - banyak disimpulkan tentang pengaruh masyarakat dahulu pada lingkungan dan sekitarnya.
Ada apa dibalik nama? Geografi sejarah dan kampus Berkeley
"Geografi Sejarah" tentu saja merupakan akibat timbal-balik dari geografi dan sejarah. Tetapi di Amerika Serikat, mempunyai arti yang yang lebih spesifik. Nama ini dikenalkan oleh Carl Ortwin Sauer dari Universitas California, Berkeley dengan programnya me-reorganisir geografi budaya (beberapa orang menyebutkan semua geografi) pada semua wilayah, dimulai pada awal abad ke-20.
Bagi Sauer, muka bumi dan budaya di atasnya hanya bisa dipahami jika mempelajari semua pengaruhnya (fisik, budaya, ekonomi, politik, lingkungan) menurut sejarah. Sauer menekankan kajian wilayah sebagai satu-satunya cara untuk mendapatkan kekhususan pada wilayah di atas bumi.
Filosofi Sauer merupakan pembentuk utama pemikiran geografi di Amerika pada pertengahan abad ke-20. Sampai sekarang kajian wilayah masih menjadi bagian departemen geografi di kampus-kampus di AS. Tetapi banyak geografer beranggapan ini akan membahayakan ilmu geografi itu sendiri untuk jangka panjang: penyebabnya adalah terlalu banyak pengumpulan data dan klasifikasi, sementara analisis dan penjelasannya terlalu sedikit. Studi ini menjadi lebih spesifik pada wilayah sementara geografer angkatan berikutnya berusaha mencari nama yang tepat untuk ini. Mungkin ini yang menyebabkan krisis 1950-an pada geografi yang hampir menghancurkannya sebagai disiplin akademis.
Teknik Geografis
Penginderaan Jauh
Penginderaan Jauh merupakan terjemahan dari istilah remote sensing, adalah ilmu, teknologi dan seni dalam memperoleh informasi mengenai objek atau fenomena di (dekat) permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan objek atau fenomena yang dikaji, melainkan melalui media perekam objek atau fenomena yang memanfaatkan energi yang berasal dari gelombang elektromagnetik dan mewujudkan hasil perekaman tersebut dalam bentuk citra. Pengertian 'tanpa kontak langsung' di sini dapat diartikan secara sempit dan luas. Secara sempit berarti bahwa memang tidak ada kontak antara objek dengan analis, misalnya ketika data citra satelit diproses dan ditransformasi menjadi peta distribusi temperatur permukaan pada saat perekaman. Secara luas berarti bahwa kontak dimungkinkan dalam bentuk aktivitas 'ground truth', yaitu pengumpulan sampel lapangan untuk dijadikan dasar pemodelan melalui interpolasi dan ekstrapolasi pada wilayah yang jauh lebih luas dan pada kerincian yang lebih tinggi.
Pada awalnya penginderaan jauh kurang dipandang sebagai bagian dari geografi, dibandingkan kartografi. Meskipun demikian, lambat laun disadari bahwa penginderaan jauh merupakan satu-satunya alat utama dalam geografi yang mampu memberikan synoptic overview --pandangan secara ringkas namun menyeluruh-- atas suatu wilayah sebagai titik tolak kajian lebih lanjut. Penginderaan jauh juga mampu menghasilkan berbagai macam informasi keruangan dalam konteks ekologis dan kewilayahan yang menjadi ciri kajian geografis. Di samping itu, dari sisi persentasenya, pendidikan penginderaan jauh di Amerika Serikat, Australia dan Eropa lebih banyak diberikan oleh bidang ilmu (departemen, 'school' atau fakultas) geografi.
Dari segi metode yang digunakan, dikenal metode penginderaan jauh manual atau visual dan metode penginderaan jauh digital. Penginderaan jauh manual memanfaatkan citra tercetak atau 'hardcopy' (foto udara, citra hasil pemindaian skaner di pesawat udara maupun satelit) melalui analisis dan interpretasi secara manual/visua]. Penginderaan jauh digital menggunakan citra dalam format digital, misalnya hasil pemotretan kamera digital, hasil pemindaian foto udara yang sudha tercetak, dan hasil pemindaian oleh sensor satelit, dan menganalisisnya dengan bantuan komputer. Baik metode manual maupun digital menghasilkan peta dan laporan. Peta hasil metode manual dapat dikonversi menjadi peta tematik digital melalui proses digitisasi (sering diistilahkan digitasi). Metode manual kadangkala juga dilakukan dengan bantuan komputer, yaitu melalui proses interpretasi di layar monitor (on-screen digitisation), yang langsung menurunkan peta digital. Metode analisis citra digital menurunkan peta tematik digital secara langsung. Peta-peta digital tersebutd dapat di-'lay out' dan dicetak untuk menjadi produk kartografis (disebut basis dat kartografis), namun dapat pula menjaid masukan (input) dalam suatu sistem informasi geografis sebagai basis data geografis. Peta-peta itu untuk selanjutnya menjaid titik toak para geografiwan dalam menjalankan kajian geografinya.
Kartografi
Kartografi mempelajari representasi permukaan bumi dengan simbol abstrak. Bisa dibilang, tanpa banyak kontroversi, kartografi merupakan penyebab meluasnya kajian geografi. Kebanyakan geografer mengakui bahwa ketertarikan mereka pada geografi dimulai ketika mereka terpesona oleh peta di masa kecil mereka. walaupun subdisiplin ilmu geografi lainnya masih bergantung pada peta untuk menampilkan hasil analisisnya, pembuatan peta itu sendiri masih terlalu abstrak untuk dianggap sebagai ilmu terpisah.
Kartografi berkembang dari kumpulan teknik menggambar menjadi bagian sebuah ilmu. Seorang kartografer harus memahami psikologi kognitif dan ergonomi untuk membuat simbol apa yang cocok untuk mewakili informasi tentang bumi yang bisa dimengerti orang lain secara efektif, dan psikologi perilaku untuk mempengaruhi pembaca memahami informasi yang dibuatnya. Mereka juga harus belajar geodesi dan matematika yang tidak sederhana untuk memahami bagaimana bentuk bumi berpengaruh pada penyimpangan atau distorsi dari proses proyeksi ke bidang datar.
Sistem Informasi Geografis
Sistem Informasi Geografis membahas masalah penyimpanan informasi tentang bumi dengan cara otomatis melalui komputer secara akurat secara informasi. Sebagai tambahan pada subdisiplin ilmu geografi lainnya, spesialis SIG harus mengerti ilmu komputer dan sistem database. SIG memacu revolusi kartografi sehingga sekarang hampir semua pembuatan peta dibuat dengan piranti lunak (software) SIG.
Metode kuantitatif geografi
Metode kuantitatif geografi membahas metode numerik yang khas (atau paling tidak yang banyak ditemukan) dalam geografi. Sebagai tambahan pada analisis keruangan, anda mungkin akan menemukan analisis klaster, analisis diskriminan dan uji statistik non-parametris pada studi geografi.


Bidang Terkait
Perencanaan Kota dan Wilayah
Perencanaan kota dan wilayah menggunakan ilmu geografi untuk membantu mempelajari bagaimana membangun (atau tidak membangun) suatu lahan menurut kriteria tertentu, misalnya keamanan, keindahan, kesempatan ekonomi, perlindungan cagar alam tau cagar budaya, dsb. Perencanaan kota, baik kota kecil maupun kota besar, atau perencanaan pedesaan mungkin bisa dianggap sebagai geografi terapan walau mungkin terlihat lebih banyak seni dan pelajaran sejarah. Beberapa masalah yang dihadapi para perencana wilayah diantaranya adalah eksodus masyarakat desa dan kota dan Pertumbuhan Pintar (Smart Growth).
Ilmu Wilayah
Pada tahun 1950-an, gerakan ilmu wilayah muncul, dipimpin oleh Walter Isard untuk menghasilkan lebih banyak dasar kuantitatif dan analitis pada masalah geografi, sebagai tanggapan atas pendekatan kualitatif pada program geografi tradisional. Ilmu wilayah berisi pengetahuan bagaimana dimensi keruangan menjadi peran penting, seperti ekonomi regional, pengelolaan sumber daya, teori lokasi, perencanaan kota dan wilayah, transportasi dan komunikasi, geografi manusia, persebaran populasi, ekologi muka bumi dan kualitas lingkungan.