Salam Brotot! kali ini saya mau ngebahas tentang persamaan antara Indonesia dengan Afrika Selatan. lho, kok bisa sama? padahal Indonesia sama Afrika Selatan sendiri nggak akrab-akrab banget.. hubungan diplomatik maupun ekonomi juga biasa-biasa aja.. nggak pernah ada gejolak-gejolak dari afrika selatan... sama dimananya?? hehehe.. check this out lah,,
1. Persamaan Lambang Negara
Persamaan Lambang Negara Antara Indonesia dan Afrika Selatan terletak pada Bentuk Dasarnya, yaitu sama-sama berbentuk burung yang kepalanya sama-sama menghadap ke kanan serta burungnya sama-sama memiliki jambul dibelakang kepalanya.
2. Persamaan Semboyan Negara
Semboyan Negara Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika,
sedangkan Semboyan Negara Afrika Selatan adalah Ike E Xarra Ike.
lepas dari persamaan Ika dan Ike, kedua semboyan negara ini memiliki arti yang sama, yaitu sama-sama Walau Berbeda-beda tapi Tetap Satu alias Unity in Diversity.
3. Persamaan Kedudukan Regional
Berdasarkan Pendapatan Negara atau GDP, Di Asia Tenggara Indonesia merupakan negara terkaya, bukan? Indonesia juga merupakan pemimpin ASEAN dimana sekretariat ASEAN berada di Indonesia, bukan?
sama-sama halnya dengan Afrika Selatan, di Afrika sana, Afrika Selatan merupakan negara terkaya dan African Union atau Uni Afrika, berpusat di Afrika Selatan.
4. Persamaan Penjajah
Afrika Selatan memang dijajah oleh Inggris. tapi tahukah anda siapa yang ngejajah afrika selatan sebelum inggris? yaitu Netherlands alias Belanda! mereka datang disana pada tahun 1652 atau sekitar abad ke-17 Belanda datang ke Indonesia juga sama-sama pada abad ke-17.
5. Persamaan Kekayaan Sumber Daya Alam
Indonesia dan Afrika Selatan sangat dilirik mancanegara karena sama-sama memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang sangat melimpah. kalau Indonesia terkenal akan emasnya, maka afrika selatan terkenal akan berliannya. Mirisnya, SDA kedua negara ini sama-sama diambil oleh pihak asing.
Selain Persamaan-Persamaan diatas, ada lagi beberapa Persamaan kecil, diantaranya:
6. Presiden SBY dan Presiden Jacob sama-sama dipilih tahun 2009
7. Sama-sama berada di bumi bagian Selatan
8. Sama-sama memiliki banyak suku dan Bahasa
9. Pemerintahannya sama-sama Republik Presidensial
10. Afrika Selatan merdeka karena terispirasi oleh kemerdekaan Indonesia
Presiden Afsel terdahulu, Mandela pernah berkunjung ke Indonesia sebanyak 2x, begitu juga Presiden Soeharto yang pernah berkunjung ke Afsel sebanyak 2x.
http://www.adjiebrotot.com/2012/03/persamaan-antara-indonesia-dan-afrika.html
Teks Coment
Ilmu Geografi Dunia
Kamis, 12 Juli 2012
Jumat, 29 Juni 2012
FOTO-FOTO UNIIK DIJALAN RAYA
ini yang bawa siapa ya.,
Ditempat kami, klo mau jalan-jalan harus bawa 2 mobil,
hayoo, satu negara pun kita bisa pawai,
klo sprti ne apa gk tumpur PT KA.%*&
Melancong ahh,.,,,,,,
Mobil besar, masak yang dibawa hanya 1 kotak Kardus??,,,,
Apa Sebenarnya Yang Ada di Dalam inti Bumi
Menjelajah kedalaman laut atau hutan tak tertembus termasuk hal yang masih mungkin dilakukan namun tak begitu dengan menjelajah inti Bumi. Pengeboran terkeras hanya mampu menembus di kedalaman 12 km dan itu hanya 0,2% radius Bumi.
Setelahnya, panas tinggi akan menyerang dan membuat apa pun meleleh. Tekanan dan suhu ekstrim interior planet ini permanen jauh dari jangkauan. Karenanya, Bumi selalu memiliki ‘keajaiban’ yang mampu mempesona manusia.
Inti Bumi sendiri memerankan pusat di banyak kosmologi dan kepercayaan tradisional. Terbaru, sedikit demi sedikit sains mulai memahaminya. Berikut pandangan kronologis pemahaman evolusi manusia dari dunia panas di bawah kaki manusia.
Lubang Neraka
Pandangan tradisional yang banyak menyebar menyatakan, inti Bumi adalah danau api tempat orang jahat tinggal untuk selamanya atau biasa disebut neraka. Mengabaikan sisi kehidupan setelah meninggal, penggambaran neraka yang ada akurat dengan inti Bumi.
Mengejutkan memang, banyak keyakinan dan kosmologi menggambarkannya dengan benar, yakni berupa letusan gunung api yang bisa disajikan di budaya kuno dengan pandangan menakutkan api neraka. Pada kenyataannya, belerang yang menjadi metafora Neraka di Injil Krister hanyalah sejenis batu yang biasa ditemukan di gunung api.
Kura-kura dunia
Banyak budaya Asia Timur dan Amerika asli tak menggambarkan interior Bumi seperti neraka. Gantinya, mereka menggambarkannya sebagai kura-kura raksasa yang disebut ‘kura-kura dunia’. Kura-kura ini menopang Bumi di punggungnya.
Beberapa variasi mitos ini menyebutkan, kura-kura ini diganti gajah dalam mitos Hindus namun beberapa sejarawan menggambarkan, dunia berada di atas punggung gajah yang berdiri di atas kura-kura. Awal mulanya di 1931, antropolog Frank Speck mempelajari mitos ini dari Delaware India yang meyakini kura-kura mewakili sifat tekun dan panjang umur.
Fisikawan Stephen Hawking memiliki anekdot terkenal mengenai mitos ini yakni, kura-kura berdiri di punggung kura-kura lain yang berdiri di kura-kura lainnya lagi dan semuanya adalah kura-kura.
Inti emas
Geolog Bernard Wood dari University of Oxford memperkirakan, ada 1,6 kuadriliun ton emas di inti Bumi dan jumlah ini cukup untuk menyelimuti permukaan planet dengan emas setebal 0,5 meter. Menurutnya, jumlah emas yang ada enam kali lebih banyak dari platina, nikel, niobium, dan elemen besi lainnya.
Hipotesa geolog ini muncul setelah ia meneliti konten besi pada meteorit yang serupa ‘planetismal,’ benda langit kecil bertubrukan pembentuk Bumi. Wood menemukan banyak emas pada meteorit ini.
Lapisan bawang
Kerak Bumi seolah membisikkan rahasia apa yang ada di bawahnya. Saat ada gempa, gelombang seismic memantul melewati Bumi dan memantulkan kerak, mantel, inti luar dan dalam kemudian terekam seismogram di seluruh dunia. Kemudian, ilmuwan melacak ulang untuk membuat peta interior Bumi.
Hasilnya, ditemukan sebuah bola besi dan nikel solid di intinya. Meski diyakini memiliki suhu 5.500C, inti Bumi juga memiliki tekanan tinggi yakni lebih dari tiga juta kali atmosfer permukaan planet ini. Tekanan ini akan membuat suhu pada titik besi meleleh.
Menurut geolog Caltech David Stevenson, lapisan cairan terluar sebesar 95% total volum inti. Mantel terletak pada 3.500 km di luar inti Bumi. Batu tebal ini menyumbang 84% total volume planet dan mantel ini dilapisi kerak tipis tempat tinggal manusia.
Bola Kristal
Bukti menunjukkan, inti Bumi bukanlah bagian homogeny. Ilmuwan menyadari gelombang seismic yang melewati inti lebih cepat dari satu kutub ke lainnya. Artinya, inti Bumi memiliki struktur yang berbeda arah satu sama lain. Para ahli yakin, hal ini disebabkan karena inti Bumi terbuat dari kristal yang tertata kutub magnet Bumi.
Geofisikawan Ronald Cohen dari Carnegie Institute menemukan, gelombang horizontal dan vertical membuat atom nikel dan besi tercampur dua jenis kristal yang membuatnya memiliki struktur heksagonal dan kubus. Menurut Cohen, kristal ini mungkin ditata berlawanan di inti Bumi tempat tekanan tertinggi. Lebih jauh, “Mungkin ada cairan di antaranya”.
Hutan terlarang
Geolog Jepang Kei Hirose baru-baru ini melakukan percobaan mereplika kondisi di inti Bumi dalam skala kecil di lab. Menggunakan catok, alat seperti penjepit, ia memanaskan besi nikel pada suhu 4.500 Celsius dan tekanan atmosfer tiga juta kali. Berdasarkan apa yang terjadi, ia menyatakan, kristal dalam inti Bumi setinggi 10 km. Hirose pun menggambarkannya sebagai ‘hutan kristal’.
Sabtu, 07 April 2012
Makna Sebutir Nasi
1 butir nasi setiap kali anda makan terbuang
kita makan 3 x sehari, maka dalam 1 Hari
= 3 butir
Penduduk Indonesia 240.000.000 jiwa x 3
= 720.000.000
Dalam 1 liter nasi terdapat lebih kurang 15.000 butir Beras
720.000.000 : 15.000 = 48.000 Liter
Dengan ini berarti setiap hari nasi terbuang 48.000 Liter
1 liter misalnya cukup dihabiskan 4 orang
= 192.000
Nah jika dikumpul-kumpul nasi yang terbuang 1 butir setiap kali makan setiap hari dapat memberi makan 192.000 orang.
Coba bayangkan ( itu jika kita hanya membuang 1 butir saja setiap kali makan)
Bagaimana kalau 5, 10 bahkan 20 butir setiap harinya
Seandainya 3 butir nasi yang terbuang dalam sehari dikali penduduk dunia ( diperkirakan penduduk dunia saat ini lebih kurang 6 miliar jiwa)
Maka 3 x 6.000.000.000
=18.000.000.000 butir
Maka 18.000.000.000 : 15.000 (1 liter beras = 15.000 butir beras)
= 1.200.000 liter
Dengan ini berarti setiap hari nasi terbuang 1.200.000 Liter diseluruh dunia.
Karena 1 liter cukup dihabiskan 4 orang, maka hasilnya adalah :
4.800.000
Nah jika dikumpul-kumpul nasi yang terbuang setiap hari di dunia ini maka dapat memberi makan 4.800.000 jiwa manusia.
Jadi hendaknya mulai sekarang kita sudah bisa SADAR akan perbuatan kita sehari-hari. Sepele memang tapi dampaknya sangat besar bagi kehidupan kita.
Ingatlah !!!!!!!
Untuk mendapatkan sebutir nasi itu butuh waktu 4 sampai 5 bulan bagi para PETANI yang mencucurkan keringat dibawah terik sinar Matahari.
tidak langsung bisa disulap jadi nasi, mereka hrus membanting tulang.
" masihkah kita sepele terhadap sebutir nasi??"
Jumat, 06 April 2012
Makna Paskah
Paskah (bahasa Yunani: Πάσχα atau Páscha adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai "anak domba Paskah"; jemaat Kristen hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati. Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus.
Paskah juga merujuk pada masa di dalam kalender gereja yang disebut masa Paskah, yaitu masa yang dirayakan dulu selama empat puluh hari sejak Minggu Paskah (puncak dari Pekan Suci) hingga hari Kenaikan Yesus namun sekarang masa tersebut diperpanjang hingga lima puluh hari, yaitu sampai dengan hari Pentakosta (yang artinya "hari kelima puluh" - hari ke-50 setelah Paskah, terjadi peristiwa turunnya Roh Kudus). Minggu pertama di dalam masa Paskah dinamakan Oktaf Paskah oleh Gereja Katolik Roma. Hari Paskah juga mengakhiri perayaan Pra-Paskah yang dimulai sejak empat puluh hari sebelum Kamis Putih, yaitu masa-masa berdoa, penyesalan, dan persiapan berkabung.
Paskah merupakan salah satu hari raya yang berubah-ubah tanggalnya (dalam kekristenan disebut dengan perayaan yang berpindah karena disesuaikan dengan hari tertentu (dalam hal ini hari Minggu), bukan tanggal tertentu di dalam kalender sipil. Hari raya-hari raya Kristen lainnya tanggalnya disesuaikan dengan hari Paskah tersebut dengan menggunakan sebuah formula kompleks. Paskah biasanya dirayakan antara akhir bulan Maret hingga akhir bulan April (ritus Barat) atau awal bulan April hingga awal bulan Mei (ritus Timur) setiap tahunnya, tergantung kepada siklus bulan. Setelah ratusan tahun gereja-gereja tidak mencapai suatu kesepakatan, saat ini semua gereja telah menerima perhitungan Gereja Aleksandria (sekarang disebut Gereja Koptik) yang menentukan bahwa hari Paskah jatuh pada hari Minggu pertama setelah Bulan Purnama Paskah, yaitu bulan purnama pertama yang hari keempat belasnya ("bulan purnama" gerejawi) jatuh pada atau setelah 21 Maret (titik Musim Semi Matahari/vernal equinox gerejawi)
Minggu Paskah bukan perayaan yang sama (namun masih berhubungan) dengan Paskah Yahudi (bahasa Ibrani: פסח atau Pesakh dalam hal simbolisme dan juga penanggalannya. Bahasa Indonesia tidak memiliki istilah yang berbeda untuk Paskah Pesakh (Yahudi) dan Paskah Paskha (Kristen) sebagaimana beberapa bahasa Eropa yang mempunyai dua istilah yang berbeda, oleh sebab itu kata Paskah dapat memiliki dua arti yang berbeda di dalam bahasa Indonesia.
Banyak elemen budaya, termasuk kelinci Paskah dan telur Paskah, telah menjadi bagian dari perayaan Paskah modern, dan elemen-elemen tersebut biasa dirayakan oleh umat Kristen maupun non-Kristen.
Selamat Paskah
Selamat Paskah
Rabu, 28 Maret 2012
Pengembangan Kurikulum Pendidikan
DASAR-DASAR PENGEMBANGAN KURIKULUM
Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting dalam sistem pendidikan, sebab dalam kurikulum bukan hanya dirumuskan tentang tujuan yang harus dicapai seingga memperjelas arah pendidikan, akan tetapi juga memberikan pemahaman tentang pengalaman belajar yang harus dimiliki setiap siswa. Oleh karena begitu pentingnya fungsi dan peran kurikulum, maka setiap pengembangan kurikulum pada jengjang mana pun harus didasarkan pada asas-asas tertentu. Fungsi asas atau landasan pengembangn kurikulum adalah seperti fondasi sebah bangunan.
Pengembangan kurikulum pada hakekatnya proses penyusunan rencana tentang isi dan bahan pelajaran yang harus dipelajari serta bagaiman mempelajarinya. Namun demikian, persoalan mengembangkan isi dan bahan pelajaran serta bgaimn belajar siswa bukanlah proses yang sederhana, sebab menentukan isi atau muatan kurikulum harus berangkat dari visi dan misi serta tujuan yang ingin dicapai; sedangkan menentukan tujuan erat kaitannya dengan persoalan sisitem nilai dan kebutuhan masyarakat. Persoalan inilah yang kemudian membawa kita pada persoalan menentukan hal-hal yang mendasar dalam proses pengembangan kurikulum yang kemudian kita namakan asas-asas atau landasan pengembangan kurikulum
Seller dan Miller (1985) mengemukakan bahwa proses pengembangan kurikulum adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan secara terus menerus. Seller memandang bahwa pengembangan kurikulum harus dimulai dari menentukan dari orientasi kurikulum, yakni kebijakan-kebijakan umum, misalnya arah dan tujua pendidikan, pandangan tentang hakekat belajar dan hakekat anak didik, pandangan tentang keberhasilan implementasi kurikulum, dan lain sebagainya. Bedasarkan orientasi itu, selanjutnya dikembangkan kurikulum menjadi pedoman pembelajaran, diimplementasikan dalam proses pembelajaran dan evaluasi. Hasil evaluasi itulah kemudian dijadika bahan menentkan orientasi, begitu seterusnya, hingga membentuk siklus.
Orientasi pengembangan kurikulum menurut Seller menyngkut enam aspek:
1. Tujuan pendidikan menyangkut arah kegiatan pendidikan.
2. Pandangan tentang anak
3. Pandangan tentang proses pembelajaran
4. Pandangan tentang lingkungn
5. Konsepsi tentang peranan guru
6. Evaluasi hasil belajar
Dengan demikian, maka pengembangan kurikulum memiliki dua sisi yang sama pentingnya, yaitu sisi kurikulum sebagai pedoman yang kemudian membentuk krikulum tertulis (written curriculum atau document curriculum) dan sisi kurikulum sebagai implementasi yang tidak lain adalah sistem pembelajaran.
Ada dua hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan isi pengembagan kurikulum yaitu:
1. Rentangan kegiatan (Range of Activity)
Pengembangan kurikulum biasaya diawali dengan rancangan kebijakan kurikulum, rancangan bidang studi, program pengajran, unit pengajaran, dan rencana pembelajran. Kebijakan kurikulum merupakan otoritas pemegang kebijakan pendidikan. Kebijakan kurikulum memuat tentang apa yang harua diajarkan dan berfungsi sebagai pedoman bagi para pengembang kurikulum lebih lanjut.kebjijakan kurikulum pada dasarnya merupaka keputusan yang ditentukan dari hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam. Menentukan kebijakan kurikulum harus dilaksanakan secara hati-hati, sebab akan mempengaruhi berbagai kebijakan pendidikan lainnya.
Seperti McNeil (1989), juga mengemukakan bahwa kegiatan pengembanga krikulum meliputi dua proses utama, yakni pengembangan pedoman kurikulum dan pengembangan pedoman instruksional. Pedoman kurikulum berisi tentang rumusan-ru musan normative tentang isi kurikulum. Sedangkan pedoman instruksionl disusun oleh guru sebagai pedoman dlam menyelengggarakan pembelajaran atau sebagai pedoman implementasi kurikulum.
2.
Tujuan kelembagan (Institusional Purpose)
Tujuan kelembagan sama artinya dengan visi dan misi sekolah. Pengembangan kurikulum selamanya hars berjalan sejalan dengan visi dan misi sekolah yang bersangkutan, karena kurikulum pada hakikatnya disusun untuk mencapai tujuan yang sekolah. Setiap jenis sekolah akan memiliki visi dan misi yang berbeda.
Pengembangan landasan kurikulum terdiri atas tiga sumber yakni:
-Studi tentang hakikat dan nilai ilmu pengetahuan sebagai aspek filosofis
-Studi tentang kehidupan sebagai aspek social budaya
-Studi tentang siswa dan teori belajar sebagai aspek psikologis.
Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting dalam sistem pendidikan, sebab dalam kurikulum bukan hanya dirumuskan tentang tujuan yang harus dicapai seingga memperjelas arah pendidikan, akan tetapi juga memberikan pemahaman tentang pengalaman belajar yang harus dimiliki setiap siswa. Oleh karena begitu pentingnya fungsi dan peran kurikulum, maka setiap pengembangan kurikulum pada jengjang mana pun harus didasarkan pada asas-asas tertentu. Fungsi asas atau landasan pengembangn kurikulum adalah seperti fondasi sebah bangunan.
Pengembangan kurikulum pada hakekatnya proses penyusunan rencana tentang isi dan bahan pelajaran yang harus dipelajari serta bagaiman mempelajarinya. Namun demikian, persoalan mengembangkan isi dan bahan pelajaran serta bgaimn belajar siswa bukanlah proses yang sederhana, sebab menentukan isi atau muatan kurikulum harus berangkat dari visi dan misi serta tujuan yang ingin dicapai; sedangkan menentukan tujuan erat kaitannya dengan persoalan sisitem nilai dan kebutuhan masyarakat. Persoalan inilah yang kemudian membawa kita pada persoalan menentukan hal-hal yang mendasar dalam proses pengembangan kurikulum yang kemudian kita namakan asas-asas atau landasan pengembangan kurikulum
Seller dan Miller (1985) mengemukakan bahwa proses pengembangan kurikulum adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan secara terus menerus. Seller memandang bahwa pengembangan kurikulum harus dimulai dari menentukan dari orientasi kurikulum, yakni kebijakan-kebijakan umum, misalnya arah dan tujua pendidikan, pandangan tentang hakekat belajar dan hakekat anak didik, pandangan tentang keberhasilan implementasi kurikulum, dan lain sebagainya. Bedasarkan orientasi itu, selanjutnya dikembangkan kurikulum menjadi pedoman pembelajaran, diimplementasikan dalam proses pembelajaran dan evaluasi. Hasil evaluasi itulah kemudian dijadika bahan menentkan orientasi, begitu seterusnya, hingga membentuk siklus.
Orientasi pengembangan kurikulum menurut Seller menyngkut enam aspek:
1. Tujuan pendidikan menyangkut arah kegiatan pendidikan.
2. Pandangan tentang anak
3. Pandangan tentang proses pembelajaran
4. Pandangan tentang lingkungn
5. Konsepsi tentang peranan guru
6. Evaluasi hasil belajar
Dengan demikian, maka pengembangan kurikulum memiliki dua sisi yang sama pentingnya, yaitu sisi kurikulum sebagai pedoman yang kemudian membentuk krikulum tertulis (written curriculum atau document curriculum) dan sisi kurikulum sebagai implementasi yang tidak lain adalah sistem pembelajaran.
Ada dua hal yang harus dipertimbangkan dalam menentukan isi pengembagan kurikulum yaitu:
1. Rentangan kegiatan (Range of Activity)
Pengembangan kurikulum biasaya diawali dengan rancangan kebijakan kurikulum, rancangan bidang studi, program pengajran, unit pengajaran, dan rencana pembelajran. Kebijakan kurikulum merupakan otoritas pemegang kebijakan pendidikan. Kebijakan kurikulum memuat tentang apa yang harua diajarkan dan berfungsi sebagai pedoman bagi para pengembang kurikulum lebih lanjut.kebjijakan kurikulum pada dasarnya merupaka keputusan yang ditentukan dari hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam. Menentukan kebijakan kurikulum harus dilaksanakan secara hati-hati, sebab akan mempengaruhi berbagai kebijakan pendidikan lainnya.
Seperti McNeil (1989), juga mengemukakan bahwa kegiatan pengembanga krikulum meliputi dua proses utama, yakni pengembangan pedoman kurikulum dan pengembangan pedoman instruksional. Pedoman kurikulum berisi tentang rumusan-ru musan normative tentang isi kurikulum. Sedangkan pedoman instruksionl disusun oleh guru sebagai pedoman dlam menyelengggarakan pembelajaran atau sebagai pedoman implementasi kurikulum.
2.
Tujuan kelembagan (Institusional Purpose)
Tujuan kelembagan sama artinya dengan visi dan misi sekolah. Pengembangan kurikulum selamanya hars berjalan sejalan dengan visi dan misi sekolah yang bersangkutan, karena kurikulum pada hakikatnya disusun untuk mencapai tujuan yang sekolah. Setiap jenis sekolah akan memiliki visi dan misi yang berbeda.
Pengembangan landasan kurikulum terdiri atas tiga sumber yakni:
-Studi tentang hakikat dan nilai ilmu pengetahuan sebagai aspek filosofis
-Studi tentang kehidupan sebagai aspek social budaya
-Studi tentang siswa dan teori belajar sebagai aspek psikologis.
Kerjakan Skripsi
Teknik Cepat analisa data Penyusunan Proposal Skripsi dan Penyelesaian
Anda Pusing dengan Skripsi, Padahal Skripsi itu tidak begitu Sulit dan Rumit asalkan kita menguasai Metodologi Penelitian secar Benar, Ibarat orang berjalan Apabila arah mata angin saja Bingung bagaimana seseorang bisa sampai Tujuan, begitu Fenomena para Mahasiswa saat ini, yang Akibatnya Menghabiskan Uang dan Waktu, padahal jika mampu memahami Metodologi Secara Benar Skripsi bukanlah hal yang sulit. Sehubungan dengan hal itu, maka untuk Membantu para kita Mahasiswa agar tidak Terjerumus lebih dalam dari Lembah KeBingungan-kebingungan (Depresi) berkaitan dengan Masalah Skripsi tsb, Maka perlu untuk segera diPikirkan Solusi apa yang dapat mengatasinya. Karena jika hal tersebut tidak sesegera dilakukan, maka banyak Mahasiswa akan lebih Depresi, Putus Asa dan Lebih Malas lagi menyelesaikan Skripsinya.
Setelah anda memiliki bahan yang cukup, langkah berikutnya adalah analisa data penyusunan Proposal skripsi dan Penyelesaianya. Trik cepat bagaimana menganalisa data, Teknik yang saya dapat dari seorang Sarjan hukum ketika beliau masih menjadi pembimbing skrip
si. sekarang beliau sudah bekerja di Jakarta sebagai Consultan di sebuah Perusahaan di Jakarta. saya sangat berkesan ketika beliau membuka rahasia bagaimana penyusunan bahan secara cepat dengan begitu banyak bahan. Ternyata teknik nya cukup sederhana hanya dengan menggunakan TABEL dengan mengelompokkan menjadi beberapa bagian.
Kolom Pertama Objek yang mau di teliti (Pokok bahasan yang mau di teliti)
Kolom Kedua Letak (Halamam bahan) untuk mempermudah mengingat2 letak jika sewaktu2 di butuhkan
Kolom Ketiga Analisa Teori (Praktek/Pelaksanaanya dari teori), Kelemahan, Kelebihan, Masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanaan teori
Kolom Keempat Kesimpulan Sementara (Kesimpulan Bab dan Sub Bab)
Kolom Kelima Sumber Referensi/Daftar pustaka (Judul. Halaman, Url/ Halamam Website)
Dengan menggunakan tabel di atas, terbukti sangat membantu mempercepat dan mempermudah dalam penyusunan Skripsi di banding menggunakan teknik biasa. Jika anda serius dan fokus dalam waktu kurang dari 7 X 24 Jam anda bisa menyelesaikan khususnya dalam penyusunan proposal skripsi. Kendala yang sering muncul adalah antara Dosen 1 dan 2 sering terjadi perbedaan analisa, nahh ini lah menariknya skripsi, bisa cepat Finish bisa juga lambat tergantung dari keseriusan yang mengerjakan.
Skripsi Selesai, Gelar Sarjana terCapai.
Anda Pusing dengan Skripsi, Padahal Skripsi itu tidak begitu Sulit dan Rumit asalkan kita menguasai Metodologi Penelitian secar Benar, Ibarat orang berjalan Apabila arah mata angin saja Bingung bagaimana seseorang bisa sampai Tujuan, begitu Fenomena para Mahasiswa saat ini, yang Akibatnya Menghabiskan Uang dan Waktu, padahal jika mampu memahami Metodologi Secara Benar Skripsi bukanlah hal yang sulit. Sehubungan dengan hal itu, maka untuk Membantu para kita Mahasiswa agar tidak Terjerumus lebih dalam dari Lembah KeBingungan-kebingungan (Depresi) berkaitan dengan Masalah Skripsi tsb, Maka perlu untuk segera diPikirkan Solusi apa yang dapat mengatasinya. Karena jika hal tersebut tidak sesegera dilakukan, maka banyak Mahasiswa akan lebih Depresi, Putus Asa dan Lebih Malas lagi menyelesaikan Skripsinya.
Setelah anda memiliki bahan yang cukup, langkah berikutnya adalah analisa data penyusunan Proposal skripsi dan Penyelesaianya. Trik cepat bagaimana menganalisa data, Teknik yang saya dapat dari seorang Sarjan hukum ketika beliau masih menjadi pembimbing skrip
si. sekarang beliau sudah bekerja di Jakarta sebagai Consultan di sebuah Perusahaan di Jakarta. saya sangat berkesan ketika beliau membuka rahasia bagaimana penyusunan bahan secara cepat dengan begitu banyak bahan. Ternyata teknik nya cukup sederhana hanya dengan menggunakan TABEL dengan mengelompokkan menjadi beberapa bagian.
Kolom Pertama Objek yang mau di teliti (Pokok bahasan yang mau di teliti)
Kolom Kedua Letak (Halamam bahan) untuk mempermudah mengingat2 letak jika sewaktu2 di butuhkan
Kolom Ketiga Analisa Teori (Praktek/Pelaksanaanya dari teori), Kelemahan, Kelebihan, Masalah-masalah yang muncul dalam pelaksanaan teori
Kolom Keempat Kesimpulan Sementara (Kesimpulan Bab dan Sub Bab)
Kolom Kelima Sumber Referensi/Daftar pustaka (Judul. Halaman, Url/ Halamam Website)
Dengan menggunakan tabel di atas, terbukti sangat membantu mempercepat dan mempermudah dalam penyusunan Skripsi di banding menggunakan teknik biasa. Jika anda serius dan fokus dalam waktu kurang dari 7 X 24 Jam anda bisa menyelesaikan khususnya dalam penyusunan proposal skripsi. Kendala yang sering muncul adalah antara Dosen 1 dan 2 sering terjadi perbedaan analisa, nahh ini lah menariknya skripsi, bisa cepat Finish bisa juga lambat tergantung dari keseriusan yang mengerjakan.
Skripsi Selesai, Gelar Sarjana terCapai.
Langganan:
Komentar (Atom)







