Teks Coment

Ilmu Geografi Dunia

Sabtu, 07 April 2012

Makna Sebutir Nasi


1 butir nasi setiap kali anda makan terbuang
kita makan 3 x sehari, maka dalam 1 Hari
= 3 butir
Penduduk Indonesia 240.000.000 jiwa x 3
= 720.000.000
Dalam 1 liter nasi terdapat lebih kurang 15.000 butir Beras
720.000.000 : 15.000 = 48.000 Liter
Dengan ini berarti setiap hari nasi terbuang 48.000 Liter
1 liter misalnya cukup dihabiskan 4 orang
= 192.000
Nah jika dikumpul-kumpul nasi yang terbuang 1 butir setiap kali makan setiap hari dapat memberi makan 192.000 orang.

Coba bayangkan ( itu jika kita hanya membuang 1 butir saja setiap kali makan)
Bagaimana kalau 5, 10 bahkan 20 butir setiap harinya


Seandainya 3 butir nasi yang terbuang dalam sehari dikali penduduk dunia ( diperkirakan penduduk dunia saat ini lebih kurang 6 miliar jiwa)
Maka 3 x 6.000.000.000
=18.000.000.000 butir
Maka 18.000.000.000 : 15.000 (1 liter beras = 15.000 butir beras)
= 1.200.000 liter
Dengan ini berarti setiap hari nasi terbuang 1.200.000 Liter diseluruh dunia.
Karena 1 liter cukup dihabiskan 4 orang, maka hasilnya adalah :
4.800.000
Nah jika dikumpul-kumpul nasi yang terbuang setiap hari di dunia ini maka dapat memberi makan 4.800.000 jiwa manusia.

Jadi hendaknya mulai sekarang kita sudah bisa SADAR akan perbuatan kita sehari-hari. Sepele memang tapi dampaknya sangat besar bagi kehidupan kita.
Ingatlah !!!!!!!

Untuk mendapatkan sebutir nasi itu butuh waktu 4 sampai 5 bulan bagi para PETANI yang mencucurkan keringat dibawah terik sinar Matahari.
tidak langsung bisa disulap jadi nasi, mereka hrus membanting tulang.

" masihkah kita sepele terhadap sebutir nasi??"

Jumat, 06 April 2012

Makna Paskah


Paskah (bahasa Yunani: Πάσχα atau Páscha adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. Bagi umat Kristen, Paskah identik dengan Yesus, yang oleh Paulus disebut sebagai "anak domba Paskah"; jemaat Kristen hingga saat ini percaya bahwa Yesus disalibkan, mati dan dikuburkan, dan pada hari yang ketiga bangkit dari antara orang mati. Paskah merayakan hari kebangkitan tersebut dan merupakan perayaan yang terpenting karena memperingati peristiwa yang paling sakral dalam hidup Yesus.
Paskah juga merujuk pada masa di dalam kalender gereja yang disebut masa Paskah, yaitu masa yang dirayakan dulu selama empat puluh hari sejak Minggu Paskah (puncak dari Pekan Suci) hingga hari Kenaikan Yesus namun sekarang masa tersebut diperpanjang hingga lima puluh hari, yaitu sampai dengan hari Pentakosta (yang artinya "hari kelima puluh" - hari ke-50 setelah Paskah, terjadi peristiwa turunnya Roh Kudus). Minggu pertama di dalam masa Paskah dinamakan Oktaf Paskah oleh Gereja Katolik Roma. Hari Paskah juga mengakhiri perayaan Pra-Paskah yang dimulai sejak empat puluh hari sebelum Kamis Putih, yaitu masa-masa berdoa, penyesalan, dan persiapan berkabung.
Paskah merupakan salah satu hari raya yang berubah-ubah tanggalnya (dalam kekristenan disebut dengan perayaan yang berpindah karena disesuaikan dengan hari tertentu (dalam hal ini hari Minggu), bukan tanggal tertentu di dalam kalender sipil. Hari raya-hari raya Kristen lainnya tanggalnya disesuaikan dengan hari Paskah tersebut dengan menggunakan sebuah formula kompleks. Paskah biasanya dirayakan antara akhir bulan Maret hingga akhir bulan April (ritus Barat) atau awal bulan April hingga awal bulan Mei (ritus Timur) setiap tahunnya, tergantung kepada siklus bulan. Setelah ratusan tahun gereja-gereja tidak mencapai suatu kesepakatan, saat ini semua gereja telah menerima perhitungan Gereja Aleksandria (sekarang disebut Gereja Koptik) yang menentukan bahwa hari Paskah jatuh pada hari Minggu pertama setelah Bulan Purnama Paskah, yaitu bulan purnama pertama yang hari keempat belasnya ("bulan purnama" gerejawi) jatuh pada atau setelah 21 Maret (titik Musim Semi Matahari/vernal equinox gerejawi)
Minggu Paskah bukan perayaan yang sama (namun masih berhubungan) dengan Paskah Yahudi (bahasa Ibrani: פסח atau Pesakh dalam hal simbolisme dan juga penanggalannya. Bahasa Indonesia tidak memiliki istilah yang berbeda untuk Paskah Pesakh (Yahudi) dan Paskah Paskha (Kristen) sebagaimana beberapa bahasa Eropa yang mempunyai dua istilah yang berbeda, oleh sebab itu kata Paskah dapat memiliki dua arti yang berbeda di dalam bahasa Indonesia.
Banyak elemen budaya, termasuk kelinci Paskah dan telur Paskah, telah menjadi bagian dari perayaan Paskah modern, dan elemen-elemen tersebut biasa dirayakan oleh umat Kristen maupun non-Kristen.

Selamat Paskah